Hurrycane Venus

Hurrycane Venus
Hurrycane Venus

My Blog

Minggu, 12 Februari 2012

museum negeri provinsi sumatera selatan ( bala putra dewa) dan UPTD graha teknologi palembang


Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dulu dikenal dengan Museum Balaputra Dewa dibangun pada tahun 1978 dan diresmikan pada 5 November 1984. Museum ini dikelola oleh Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Selatan.

Musem Negeri Provinsi Sumsel ini dibangun dengan arsitektur tradisional Palembang pada areal seluas 23.565 meter persegi. Di museum ini terdapat sekitar 3.800 koleksi, terdiri berbagai macam jenis koleksi yang diklasifikasikan menjadi 10 jenis, di antaranya Geologika, Biologika, barang-barang tradisional Palembang, ofset binatang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan dan beberapa miniatur rumah di pedalaman. Terdapat pula replika prasasti dari arca kuno yang pernah ditemukan di Bukit Siguntang.

Selama ini museum cenderung dicitrakan sebagai bangunan ketinggalan zaman atau sepi sehingga suasananya membosankan, tetapi pihakmuseum telah memperbaikinya dengan memberikan kenyamanan kepada para pengunjung. Bagi masyarakat, keberadaan museum memberikan banyak manfaat.

Pada tahun anggaran 2010, Museum Negeri Sumsel melakukan kegiatan pendataan dan dokumentasi koleksi Arkeologika museum Balaputra Dewa Palembang. Hal ini dianggap penting karena memudahkan administrasi koleksi dan dapat menjadi literatur tulisan para peneliti, mahasiswa dan pelajar.

Secara periodisasi, koleksi arkeologi Museum Negeri Provinsi Sumsel ini (dulu Museum Balaputra Dewa) dapat diklasifikasikan menjadi tiga periodisasi masa, yakni masa pra sejarah, masa pra sriwijaya dan masa sriwijaya.

Di Propinsi Sumatera Selatan selain terdapat Museum Negeri Bala Putra Dewa juga masih terdapat empat museum lainnya, yakni Museum Unit Pertambangan Timah Belitung, Budaya Sultan Badaruddin, Perjuangan Rakyat, dan Subkoss Garuda Sriwijaya.
Museum Bala Putra Dewa dikelola oleh Pemerintah Propinsi setempat dan terletak di Jalan Sriwijaya Km. 5,5 No. 288, Palembang, Sumatera Selatan.
Seperti museum-museum negeri lainnya di setiap propinsi, Museum Bala Putra Dewa juga dibangun atas inisiatif pemerintah dan mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat. Sejak pembangunan tahun 1976 hingga tahun 1999 atau selama 24 tahun, Museum Bala Putra Dewa telah menyedot anggaran sejumlah 2,189 milyar untuk pengadaan tanah, bangunan, kegiatan fisik dan non fisik.
Museum Bala Putra Dewa Sumatera Selatan memiliki gedung berarsitektur tradisional setempat yang dipadu dengan arsitektur modern. Corak tradisional lebih mencerminkan bangunan berkolong tinggi, lantai bertingkat-tingkat, dan atap berbentuk limasan.
Sementara itu kegiatan non teknis yang dilakukan adalah penataran untuk para pengelola museum seperti yang diadakan di Jakarta, Padang, Yogyakarta, Bandung maupun kota Bogor. Kegiatan lainnya adalah penerbitan leaflet dan buku sebanyak 5 buku, dengan judul antara lain "Beberapa Arca Koleksi Museum Negeri Sumatera Selatan" dan "Prasasti-prasasti Koleksi Museum Negeri Propinsi Sumatera Selatan". Pameran khusus juga sering dilakukan, paling tidak sudah pernah dilakukan sebanyak 15 kali, pameran keliling sebanyak lima kali, dan juga kegiatan pendukung lainnya seperti lomba lukis dan permainan tradisional.
Museum Bala Putra Dewa juga didukung oleh sejumlah tenaga pengelola untuk melayani pengunjung dan merawat koleksi. Hingga tahun 1999, paling tidak telah tercatat 58 orang tenaga pengelola tetap yang terdiri dari berijazah SD 1 orang, SMP 5 orang, SLTA 33 orang, Sarjana Muda 8 orang dan lulusan Sarjana 11 orang. Selama dibuka untuk umum hingga akhir tahun 1999 atau selama 20 tahun, Museum Bala Putra Dewa telah dikunjungi sebanyak 803.238 orang, atau setiap tahunnya 40.161 orang, atau rata-rata sebulannya 3.346 orang dan itu sama dengan setiap harinya sekitar 111 orang pengunjung yang mendatangi museum ini.
UPTD GRAHA TEKNOLOGI SRIWIJAYA
Uptd graha teknologi sriwijaya merupakan salah satu science di indonesia yang terletak di kota palembang yang berfungsi sebagai sarana  pembelajaran. luar sekolah untuk menumbuhkembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat untuk segala generasi
uptd graha teknologi sriwijaya diresmikan pada tanggal 9 desember 2004 oleh menteri riset dan teknologi, Ir Kusmayanto Kadiman,Ph.D.
Pada tahun 2008, UPTD Graha Teknologi Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Selatan telah berubah nama menjadi UPTD Graha Teknologi Sriwijaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 06 tahun 2009 tentang Uraian Tugas dan Fungsi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.
Setelah 5 tahun sejak diresmikannya UPTD Graha Teknologi Sriwijaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan pembenahan pada aspek fisik maupun aspek Sumber Daya manusia ( SDM ) untuk menunjang peningkatan pelayanan pengunjung. Pembenahan pada bidang fisik, antara lain dengan dibukanya galeri arena cilik, perpustakaan, rumah hidroponik dan penambahan koleksi alat peraga, seperti : Turbin air lintang ( Sumbangan dari Politeknik Sriwijaya ), Pesawat PUNA ( Sumbangan dari BPPT ), buku TOYOTA dan alat peraga baru sebanyak 20 buah ( 4 buah alat peraga matematik, 10 buah alat peraga fisika dan 6 buah alat peraga otomotif ).
Saat ini galeri alat peraga memiliki 134 buah alat peraga yang wajib dimainkan dan dipelajari ilmu dasar pada setiap fenomena yang ditampilkan pada masing-masing alat peraga. Pengoperasian alat peraga sangat mudah, karena diberi petunjuk dan dibantu oleh pemandu.
Program kegiatan rutin dan temporer yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pembelajaran Iptek yang mudah dan menyenangkan, seperti : diklait water rocket, water rocket competition, Anniversary UPTD Graha Teknologi Sriwijaya, demo sains, sanggar kerja, seminar MGMP, astronomi, pameran, peragaan iptek keliling, dan lain-lain.

1.    Sanggar sains sarana belajar yang disediakan bagi pelajar yang ingin melakukan berbagai eksperimen sains menakjubkan dengan hanya menggunakan peralatan dan bahan percobaan sederhana yang bisa ditemukan di lingkungan sekitar
.
2.   Demo sains merupakan suatu program reguler tentang penyanjian fenomena sain melalui metode  demontrasi yang interaktif dan menarik.
Contoh nya pada saat kami berkunjung pihak panitia menyiapkan 4 percobaan yang sederhana
Yang pertama berjudul memecahkan balon, panitia telah menyiapkan 3 larutan yaitu larutan cuka makan,air garam dan minyak kayu putih nah dari 3 larutan tersebut larutan yang mana yang bisa memecahkan balon. Jawabanya adalah minyak kayu putih karena minyak kayu putih memiliki sifat yang tajam dan panas.
Yang kedua berjudul memindah kan telur dengan satu kali pukulan telur pipa piring dan gelas di susun sedemikian rupa kemudian telur terletak paling atas dan gelas terletak di paling bawah rangkain bagai mana cara agar telur dapat masuk kedalam cangkir yaitu dengan cara memukul piring dari bawah samping piring. DLL.

3.  Astronomi berupa kegiatan peneropongan matahari bulan dan bintang mengunaka beberapa teropong bintang dan matahari yang ada pada  UTPD graha teknologi sriwijaya.
4.  Road show uptd graha teknologi sriwijaya setiap tahun juga mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di akbupaten kabupaten di sumatra selatan .

Semua kegiatan ini tidak akan tercapai tanpa kerjasama dari semua pihak yang terkait dalam dunia pendidikan.
Graha teknologi memiliki 3 lantai . latai pertama berupa alat alat peraga fisika, mekanika, dan automotive
Lantai kedua berupa alat alat peraga fisika, matematika dan kimia. Lantai ke 3 fisika ,biologi dan istana cahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar